trem@ui.ac.id +6221 7867 222
trem@ui.ac.id +6221 7867 222

Rapat Analisis Sementara THE WUR by Subject 2022 (Engineering dan Computer Science)

Depok – Pada tanggal 15 Oktober 2021, Universitas Indonesia (UI) mengadakan Rapat Analisis Sementara Data THE WUR by Subject (Engineering dan Computer Science) 2022. Kegiatan rapat dibuka oleh dr. Agustin Kusumayati, M.Sc, PhD selaku Sekretaris Universitas menjelaskan tujuan kegiatan untuk menganalisis pencapaian yang diperoleh UI pada THE WUR by Subject 2022 serta mengevaluasi hal-hal terkait pengumpulan data THE WUR by Subject (Engineering dan Computer Science) 2022 guna meningkatkan kualitas pengumpulan data THE WUR by Subject 2023 mendatang.

Pemaparan dilakukan oleh Dr. Vishnu Juwono, SE, MIA selaku Kepala Biro TREM terkait Engineering dan Computer Science 2022 yang telah dirilis pada 6 Oktober 2021. Pengumpulan data dilakukan bersamaan dengan THE World University Ranking pada Februari s/d Maret 2021.

Subjek Engineering terdiri dari Fakultas Teknik kecuali program studi Arsitektur dan menempati posisi 601-800 dari 1.188 institusi dengan total skor 23.7-29.8. Indikator yang unggul adalah Industry Income (81.6), International Outlook (50.8), dan Teaching (29.1). Berikut adalah tren capaian pada setiap indikator dalam subjek Engineering. Diketahui bahwa indikator dengan nilai terkecil adalah Citations.

Subjek Computer Science terdiri dari Fakultas Ilmu Komputer yang  menempati posisi 501-600 dari 891 institusi dengan total skor 26.5-30.8. Indikator yang unggul adalah Industry Income (64.2), Teaching (35.2) dan International Outlook (31.9). Berikut adalah tren capaian pada setiap indikator dalam subjek Computer Science. Diketahui bahwa indikator dengan nilai terkecil adalah Citations.

Berdasarkan diskusi, dapat disimpulkan bahwa perlunya pengelolaan alokasi sumber daya dengan baik untuk mendukung citations dan international outlook. Pimpinan sedang meminta kepada MWA UI apabila terdapat sisa anggaran dari tahun sebelumnya, dapat digunakan untuk investasi fisik dan SDM sehingga dapat mendukung staff mobility beserta capacity building. Selain itu, sedang diusahakan untuk mendapat endowment fund yang cukup besar sehingga dapat dialokasikan untuk mendukung kegiatan staff development dan kerja sama. Maka dari itu, diharapkan lebih efektif dan efisien dalam mengalokasikan dana. Terkait research, UI tidak dapat membiayai sepenuhnya, namun dapat mengalokasikan dana pancingan sehingga Fakultas dapat membangun kerja sama dengan berbagai mitra dan mendatangkan funding lainnya. Dengan demikian, kuncinya adalah kerja sama baik antara dosen-dosen di Fakultas dengan mitra maupun Fakultas dengan Unit Kerja.

Rapat ditutup oleh dr. Agustin Kusumayati, M.Sc, PhD dengan mendorong pentingnya kerja sama, terutama di tingkat Fakultas. Diharapkan kerja sama seluruh Fakultas dan Unit Kerja dapat meningkatkan kinerja Universitas Indonesia.

Leave a Reply

Terjemahkan »