trem@ui.ac.id +6221 7867 222

Rapat Analisis Sementara THE WUR 2022

Depok – Pada tanggal 10 September 2021, Universitas Indonesia (UI) mengadakan Rapat Analisis Sementara Data THE WUR 2022. Kegiatan diawali dengan pembukaan rapat oleh dr. Agustin Kusumayati, M.Sc., Ph.D., selaku Sekretaris Universitas menjelaskan tujuan kegiatan ini, yaitu untuk menganalisis pencapaian yang sudah diperoleh UI pada THE WUR 2022 serta mengevaluasi hal-hal terkait pengumpulan data THE WUR 2022 yang lalu, guna meningkatkan kualitas pengumpulan data THE WUR 2023 mendatang. 

Pemaparan dilakukan oleh Dr. Vishnu Juwono, S.E., M.I.A., selaku Kepala Biro TREM UI. Data yang diunggah oleh UI sebesar 34,5% dari seluruh kategori utama, yaitu sebagai berikut.

  1. Komponen teaching: UI harus meningkatkan mahasiswa S-3.
  2. Komponen research: data diambil dari scopus. Maka, hal yang dapat dilakukan UI berkaitan dengan rekrutmen dan pengembangan dosen sehingga berpotensi memiliki publikasi yang tinggi dan di internasional.
  3. Komponen international outlook: mengarah kepada peningkatan mahasiswa dan staf internasional.
  4. Komponen industry income: pendapatan penelitian dari industri & commerce.

Jika melihat dari perbandingan 5 tahun terakhir, UI pernah mencapai peringkat 601+ pada tahun 2019 dan 2020. Peringkat ini menjadi yang tertinggi dibanding seluruh peringkat Perguruan Tinggi di Indonesia. Banyak Perguruan Tinggi yang menjadi pendatang baru di THE WUR ini namun peringkat mereka sudah tinggi, seperti Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Diponegoro (Undip) dan Universitas Bina Nusantara (Binus). Oleh karena itu, UI harus waspada dan terus meningkatkan kualitas datanya agar tidak turun.

Melihat pada tren indikator, indikator research, international outlook, dan teaching mengalami peningkatan, sedangkan industry income dan citations mengalami penurunan.

Jika dibandingkan dengan universitas lain, komponen teaching UI merupakan yang tertinggi yaitu 38,6 dan juga international outlook yang mencapai 52,9. Namun, untuk komponen citation, UI (14,5) tertinggal jauh dibandingkan dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebesar 44,1. Komponen research, UI memiliki nilai yang sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) yaitu 20,7. Komponen industry income, UI (80,7) berada di bawah ITB (97,5).

Di Asia Tenggara, UI masih tertinggal jauh dibandingkan NUS, NTU dan Universitas Malaya. Namun, masih dekat dengan peringkat Mahidol dan Chulalongkorn.

Kegiatan rapat ini ditutup oleh dr. Agustin Kusumayati, M.Sc., Ph.D. Selain itu, strategi bersama untuk berfokus kepada sitasi meskipun strategi yang akan dibangun dapat berbeda setiap Fakultas mengingat ciri khas yang ada di setiap fakultas. Terima kasih atas kerja sama yang telah dilakukan dalam pengumpulan data. Diharapkan agar peringkat UI dalam THE WUR 2023 dapat mengalami peningkatan.

Leave a Reply

Terjemahkan »